Pages

Showing posts with label fresh from the oven. Show all posts
Showing posts with label fresh from the oven. Show all posts

3/20/2013

Kado Pertengahan Minggu

Hai. Untuk kesekian kali setelah laman ini sengaja dibiarkan tanpa kabar baru, saya kembali lagi. Tulisan kali ini tidak saya rencanakan panjang, karena dikerjakan di tengah-tengah himpitan tugas yang menumpuk. Maka dari itu, biarlah saya memulainya segera. 

Mulai awal minggu ini, saya sudah mengetahui adanya beberapa band yang merilis single baru. Biasanya, single-single tersebut akan ikut disertakan dalam album baru yang akan dirilis oleh mereka - kapanpun dalam rentang tahun 2013. 

Berikut lima buah lagu (tidak semuanya dirilis pada minggu ini, sebenarnya) yang menjadi kado pertengahan minggu saya: 

Paramore - Still Into You 
Langsung menjadi favorit saya sejak pertama kali mendengar lagu ini. Vokal Hayley yang beda (terkesan 'ditarik-tarik') sedikit butuh waktu penyesuaian, namun di luar itu lagu manis ini lebih mencuri perhatian saya dibanding Now


Phoenix - Entertainment 
Intro lagu rilisan terbaru salah satu unit musik terbaik Perancis ini terdengar segar dan masih tetap terasa aura Phoenix-nya. Video klipnya mempunyai unsur Korea Selatan, sangat mungkin berhubungan dengan judul lagu ini.


Vampire Weekend - Diane Young 
Pada nomor ini, mereka masih terdengar layaknya Vampire Weekend. Bandingkan dengan single mereka yang lain, Step, tepat di bawah ini. Biarpun begitu, kedua-duanya sama-sama patut didengarkan lebih dari sekali.


Vampire Weekend - Step 
Iramanya cenderung lambat, namun tidak sampai membuat ngantuk. Lagu ini cocok didengarkan saat berakhir pekan, mengerjakan tugas, atau bersepeda sore hari. 


30 Seconds To Mars - Up in the Air 
Lagu ini sebelumnya telah diluncurkan ke luar angkasa pada 1 Maret lalu. Mendengarkan Up in the Air, jujur saja, membuat telinga saya terkecoh karena unsur elektronik yang dominan dibanding instrumen. Saya sangat menunggu rilisnya lagu Northern Lights dan End of All Days, keduanya juga termasuk dalam album terbaru 30 Seconds To Mars yang akan rilis pada 20 Mei mendatang, LOVE LUST FAITH + DREAMS.

6/22/2012

#7 Dark Side

Everybody's got a dark side, do you love me? Can you love mine? 
Nobody's a picture perfect, but we're worth it, you know that we're worth it.

The song has a dreamy-mysterious intro, when I heard it first, it was like an opening from a fairy tale movie. The lyric is powerful and beautiful and realistic at the same time. And the singer, I don't have any objection to the way she sings. Yes, I'm definitely in love with Dark Side, the latest single from the winner of American Idol session 1, Kelly Clarkson. She has made her career way beyond the idol-thingy, congrats!

Liking this song very much more than Stronger

If you're looking for a mood booster song, well here is one of your choice. Enjoy! :)

5/06/2012

#6 Sewindu

Satu lagu Indonesia lain yang belakangan ini sering beredar di radio. Saya rasa kamu juga pasti pernah mendengarnya.

Judulnya Sewindu alias delapan tahun. Dinyanyikan oleh Tulus, penyanyi pria pendatang baru yang penampilannya mirip dengan salah satu teman kuliah saya.

Satu kejadian membuat persepsi saya terhadap lagu ini berubah, untuk selamanya.

Terima kasih kepada stasiun radio Hard Rock FM, karena merekalah kini setiap mendengar lagu Sewindu saya tertawa dibuatnya.

Bagi yang sudah pernah mendengar lagunya, mungkin bisa sedikit mengerti. Tapi bagi yang belum, ini sedikit cuplikan liriknya.

Sudah sewindu, ku di dekatmu 
Ada di setiap pagi, di sepanjang hari 
Tak mungkin bila engkau tak tahu 
Bila ku menyimpan rasa yang kupendam sejak lama 

Interpretasi saya mengenai lagu tersebut, apalagi kalau bukan tentang hubungan laki-laki dan perempuan yang awalnya berteman lama, lalu ada rasa tumbuh di pihak laki-laki, namun saat ada laki-laki lain yang datang dalam kehidupan si perempuan, perempuan itu lebih memilih orang baru dibanding teman yang sudah lama bersamanya.

Itu interpretasi normal.

Saat mendengar siaran chart musik dalam negeri milik Hard Rock FM, dua penyiarnya bertanya melalui live interview di telepon kepada Tulus, sebenarnya lagu ini bercerita tentang anjing yang setia menunggu pemiliknya bukan, seperti cerita Hachiko yang berasal dari Jepang? Mendengar itu saya langsung tertawa terbahak, karena benar adanya, bisa jadi lagu tersebut bercerita tentang anjing, bukan manusia. Tapi Tulus mengatakan lagunya bukan tentang anjing.

Interpretasi lain, lagu tersebut bisa jadi tentang hubungan supir dengan majikannya, atau satpam kompleks dengan penghuni rumah di kompleks tersebut.

Nah, kalau menurut kamu, lagu Sewindu itu bercerita tentang apa sebenarnya? :D

#5 Orang Ketiga

Kasih, maaf bila aku jatuh cinta 
Maaf bila saja kusuka saat 
Kau ada yang punya 

Haruskah kupendam rasa ini saja 
Ataukah kuteruskan saja 
Hingga kau meninggalkannya 
Dan kita bersama

Barisan kata yang dilantunkan oleh grup musik HiVi tersebut beberapa hari terakhir ini sering saya dengar melalui radio. Petikan gitar akustik yang dominan di awal lagu bisa menjadi salah satu alasan mengapa lagu ini cepat mendapat hati di telinga music director radio-radio Ibu Kota. 

HiVi merupakan kuartet pendatang baru di dunia musik Indonesia yang baru saja merilis album perdana mereka berjudul SAY HI! TO HIVI! pertengahan Februari lalu di Hard Rock Cafe, Jakarta. Grup yang terdiri dari Dea Azkadi (vokal), Febrian Nindyo (vokal/gitar), Ilham Aditama (vokal), dan Ezra Mandira (vokal/gitar) ini mengusung lagu-lagu pop yang ceria dengan pengaruh kuat warna musik The Groove, seperti yang ditulis oleh majalah Rolling Stone dalam review mengenai album perdana HiVi.

Album perdana mereka yang diproduseri oleh Nino Kayam, salah satu personil grup RAN, mempunyai single andalan Indahnya Dirimu. Orang Ketiga sendiri sudah mulai memasuki chart radio-radio, menjadi tanda bahwa lagu tersebut yang berikutnya mereka lempar ke pasaran.

Dengan judul straight to the point dan lirik yang ceritanya tidak asing buat sebagian orang, Orang Ketiga merupakan calon terkuat lagu yang akan mendapat banyak bantuan sing along dari penontonnya saat HiVi manggung atau bernyanyi live. Catatan lebih, lagu ini menggambarkan perasaan seorang laki-laki, satu sudut pandang baru karena selama ini kebanyakan penyanyi perempuan yang membawakannya.